Smart City adalah konsep kota cerdas yang
mampu mengelola sumber daya sehingga warga bisa hidup nyaman, aman, dan
berkelanjutan. Smart City dapat disimpulkan bahwa memanfaatkan sumber iformasi
dan menggunakan teknologi yang canggih untuk mempermudah kehidupan.
Berikut ini merupakan beberapa kota di
Indonesia yang sudah menerapkan Konsep Smart City :
1. Kota
Bandung
Pemerintah Kota Bandung berupaya
menyelesaikan masalah-masalah di kotanya dengan solusi yang kreatif yaitu
menjadikan Bandung sebagai Kota Cerdas. Program-program yang dilaksanakan,
antara lain:
- Mewajibkan seluruh SKPD (Satuan Kerja
Pemerintah Daerah) memiliki akun twitter. Ini menjadi kiat pemerintah
merevolusi cara berkomunikasi antara pemerintah dan warga supaya ada saluran
komunikasi langsung yang terbuka setiap saat.
- Kanal YouTube resmi Pemkot Bandung yang
dikelola Diskomifo Kota Bandung.
- Bandung mewujudkan pusat kendali kota
yaitu Bandung Command Center (BCC), yang bertujuan untuk memberikan layanan
akses yang cepat dan efisien kepada masyarakat untuk memberikan bantuan
terhadap permasalahan kota secara 24 jam misalnya dengan adanya pantauan kamera
CCTV, peta kondisi lalu lintas, GPS tracker.
2. Kota
Denpasar
Smart City saat ini makin menggeliat.
Semakin banyak kota yang terus melangkah menuju konsep pengelolaan kota cerdas.
Salah satunya Kota Denpasar, Bali. Saat ini Kota Denpasar sedang serius berbenah
menuju smart city sebagai jawaban atas tantangan global, terutama dibukanya
Masyarakat Ekonomi ASEAN. Berikut ini kajian tentang smart city Kota Denpasar :
- Taman Digital LumintangPemerintah
Kota Denpasar bekerjasa dengan PT. Telkom menyediakan wifi di kurang lebih 50
titik umum di penjuru Kota Denpasar, salah satunya di Lapangan Lumintang.
Aplikasi
PRO DENPASAR merupakan aplikasi berbasis website maupun android yang bersifat
dua arah sehingga dapat meningkatkan partisipasi publik. Alat ini berperan
sebagai alat bantu untuk melakukan monitoring dan verifikasi program
pembangunan, serta pengaduan masyarakat di Kota Denpasar
Merupakan
sebuah laman e-commerce yang dikelola oleh Dinas Pedagangan dan Perindustrian
Denpasar. Denpasar Tranding merupakan salah satu strategi pemerintah kota
Denpasar dalam mempersiapkan pelaku industri guna menghadapi masyarakat ekonomi
asean.
Aplikasi
ini membantu wisatawan lokal, maupun mancanegara dapat dengan mudah menemukan
tempat wisata, tempat bersejarah, kuliner, penginapan, pusat kerajinan, pementasan,
hingga event-event yang berlangsung di seluruh penjuru Denpasar.
3. Kota Surabaya
Seperti yang sering diberitakan sebelumnya, bahwa tren smart city di Negara Berkembang
semakin marak dan menjadi sebuah solusi untuk menghadirkan tata kota yang baik.
Sama halnya dengan Kota Surabaya yang mengembangkan e-goverment yang mencakup
Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah, e-SDM, e-Monitoring, e-education, e-permit,
e-office, e-health, e-dishub, serta media center dan sistem Siaga Bencana.
- E-Education,
akan membawahi berbagai urusan seperti penerimaan siswa baru, tryout online,
rapor online, penerimaan kepala sekolah online serta radio visual.
- E-Monitoring,
yang bertujuan untuk memonitor keadaan di Surabaya secara real-time dengan
mengkoneksikan CCTV/SITS, untuk penerbitan reklame, pajak dan retribusi,
operasi yustisi, Monitoring sampah serta monitoring pemakaman.
- E-Office,
untuk mengkomodir kebutuhan e-surat dan e-jadwal, sehingga meminimalisir bahkan
meniadakan penggunaan kertas.
- E-Permit
yang berguna untuk mengurus segala macam perizinan secara online. Seperti,
pernikahan, surat kematian, akta lahir dan sebagainya.
- E-Dishub
yang diperuntukan bagi Uji Kir, arus lalu lintas, parkir, perizinan, terminal
serta angkutan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar