Senin, 18 Februari 2013

Menguji Zat Makanan


Menguji Zat Makanan
    A.    Tujuan
           Membuktikan bahwa suatu bahan makanan mengandung karbohidrat, lemak, protein, dan glukosa.

    B.    Landasan Teori
Makanan merupakan sumber energi bagi tubuh kita. Energi diperoleh dari pembakaran zat makanan    yang kita makan. Selain sumber energi, manfaat lain makanan yaitu membantu dalam pertumbuhan dan perkekmbangan. Contoh dari zat-zat tersebut adalah karbohidrat yang mengandung zat tepung atau amilum, lemak, protein atau asam amino, dan glukosa atau gula. Contoh –contoh tersebut kita dapatkan dari makanan yang setiap harinya kita konsumsi.
Karbohidrat merupakan senyawa organik yang disintesis dari senyawa anorganik yang mengandung unsur-unsur C, H, dan O. Karbohidrat berasal dari sumber nabati, seperti beras, gandum, jagung, kentang, umbi-umbian, dan buah-buahan yang tentu saja semuanya banyak mengandung amilum. Karbohidrat dapat disimpan dalam tubuh sebagai glikogen. Sedangkan fungsi dari karbohidrat yaitu, sebagai sumber kalori, membentuk senyawa organik seperti lemak dan protein, dan menjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh.
Lemak adalah senyawa majemuk yang terdiri dari unsur C, H, dan O. Lemak terdiri atas asam lemak dan gliserin atau gliserol. Lemak dapat diperoleh dari sumber hewani dan nabati. Fungsi dari lemak yaitu, sumber energi, membangun bagian sel tertentu, malarutkan vitamin A, D, E, dan K, melindungi alat-alat tubuh, melindungi tubuh dari suhu rendah.
Protein yaitu senyawa majemuk yang terdri atas unsur-unsur C, H, O, N, dan kadang ada pula P dan S. Protein dapat diperoleh melalui sumber hewani, misalnya telur, susu, dan keju, serta sumber nabati, antara lain kacang-kacangan. Fungsi protein yaitu, menghasilkan energi, membangun jaringan baru, membuat enzim dan hormon, membentuk antibodi, dan menjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh.
Glukosa merupakan sumber energi terbesar dalam tubuh kita. Orang yang kekurangan glukosa berakibat mudan lelah. Glukosa kita dapatkan dari hampir semua jenis makanan yang kita konsumsi. Glukosa sangat penting dalam produksi protein dan metabolisme lipid. Karena pda sistem saraf tidak ada metabolisme lipid.  Jaringan ini sangat tergantung pada glukosa.


    C.     Alat dan Bahan
Alat :
1.       Tabung reaksi                                   
2.       Rak tabung reaksi                           
3.       Gelas kimia                                        
4.       Penjepit                                              
5.       Pembakar spritus                            
6.       Pipet                                                    
7.       Korek api                                            
8.       Spatula                                                
9.       Kertas buram
10.   Plat tetes
11.   Mortal
12.   Alu
Bahan :
1.     Putih telur rebus
2.     Nasi
3.     Singkong
4.     Pisang
5.     Tahu
6.     Mentega
7.     Minyak goreng
8.     Susu bubuk
9.     Larutan gula pasir
10. Ferling A dan B
11. Lugol
12. Biuret

D.    Langkah kerja

1.    Uji Amilum atau karbohidrat
a)      Menghaluskan semua makanan yang akan diuji kemudian  membuatnya menjadi larutan.
b)      Setelah menjadi larutan masukan ke dalam plat tetes.
c)       Menambahkan 5 tetes lugol kedalam plat tetes.
d)      Mengamati perubahan warna kemudian mencatatnya.
2.    Uji glukosa
a)      Memasukan larutan pisang, susu dan gula kedalam tabung reaksi.
b)      Menambahkan 3 tetes ferling A dan B kedalam tabung reaksi
c)       Kocok dan catat perubahan warna.
d)      Menyalakan  kompor pemanas
e)      Memanaskan tabung reaksi tersebut didalam gelas kimia yang berisi air
f)       Menunggu sampai mendidih.
g)      Mengamati perubahan warna kemudian mencatatnya
3.    Uji protein
a)      Memasukan semua larutan bahan makanan ke dalam plat tetes.
b)      Menambahkan 3 tetes kedalam plat tetes COSO4.
c)       Mengamati dan mencatat perubahan warna.
d)      Kemudian menambahkan NaOH 3 tetes kedalam plat tetes.
e)      Mengamati kembali perubahan warna kemudian mencatatnya.
4.    Uji lemak
a)    Membuat lingkaran pada kertas buram yang jumlahnya sesuai zat makan yang akan diuji.
b)   Memberi nama masing-masing lingkaran.
c)    Mengoleskan larutan makanan kedalam kertas buram kesuan kolom yang sudah            dinamai dengan menggunakan jari yang berbeda agar tidak tercampur.
d)   Mengeringkan kertas buram dibawah sinar matahari.
e)   Setetelah kering mengamati perubahan pada kertas buram yang terjadi, kemudian menyimpulkannnya.

    E.     Data pengamatan
1.         Uji  amilum
No
Larutan bahan makanan
Setelah ditambah lugol
1
Nasi
Ungu pekat
2
Pisang
Hitam
3
Singkong
Biru pekat
4
susu
Netral
5
Gula
Netral
6
Telur
Netral
7
Mentega
Netral
8
Minyak
Netral
9
tahu
Netral





2.    Uji glukosa
No
Larutan bahan makanan
Ditambahkan Ferling A dan B
Setelah dipanaskan
1
Pisang
Hijau
Kuning kecoklatan
2
Susu
Biru pucat
Merah
3
Gula
biru
Coklat

3.    Uji protein
No
Larutan bahan makanan
Ditambahkan COSO4
COSO4 & NaOH (Biuret)
1
Nasi
Netral
Biru
2
Pisang
Putih kebiruan
Biru
3
Singkong
Putih kebiruan
biru
4
Susu
Netral
ungu
5
Gula
Netral
biru
6
Telur
Netral
ungu
7
Mentega
Netral
biru
8
Minyak
Netral
biru
9
Tahu
Putih kebiruan
ungu


   F.     Pembahasan
      Dalam pengamatan tampak jelas perbedaan zat-zat yang terkandung dalam makanan. Dalam uji amilum semua bahan makanan ditambahkan lugol tampak bahwa  nasi berwarna ungu pekat, pisang hitam, singkong biru pekat, sedangkan bahan makanan yang lain berwarna tetap atau netral. Hal tersebut membuktikan bahwa nasi, pisang, dan singkong memiliki amilum.
      Saat menguji glukosa tampak pisang saat ditambahkan ferling A dan ferling B berubah warna menjadi hijau, susu menjadi biru pucat, dan gula menjadi biru. Setelah dipanaskan ternyata ketiga zat tersebut mengalami perubahan warna. Pisang menjadi kuning kecoklatan, susu menjadi merah, dan gula menjadi coklat. Itu berarti semakin gelap warna perubahan setelah dipanaskan maka semakin banyak juga kandungan glukosa yang dimiliki oleh bahan makanan.
      Ketika menguji protein kita dapat melihat perubahan bahan makanan setelah ditambahkan biuret. Untuk susu, telur, dan tahu berubah menjadi ungu, sedangkan nasi, pisang, singkong, gula, mentega, dan minyak berubah menjadi biru. Dapat diartikan bahwa susu, telur dan tahu mengandung protein. Dan untuk bahan makanan yang lainnya tidak mengandung protein.
      Menguji kandungan lemak yang terdapat pada sembilan bahan makanan ini, kami lakukan dengan menggunakan kertas buram. Kertas buram yang sudah diberi kolom dan nama masing bahan makanan kita oleskan larutan dari sembilan bahan makanan tersebut. Dan tampak minyak, mentega, dan susu terdapat perubahan. Kertas buram menjadi transparan. Akan tetapi perubahan pada susu tidak begitu transparan karena yang kami gunankan adalah susu yang rendah lemak. 


   G.    Kesimpulan
      Dari pengamatan yang kami lakukan dapat disimpulkan :
1.       Bahan makanan yang mengandung amilum adalah nasi, pisang, dan singkong.
2.       Bahan makanan yang mengandung glukosa yaitu pisang, susu, dan gula.
3.       Bahan makanan yang mengandung proten adalah susu, telur, dan tahu.
4.       Bahan makanan yang mengandung lemak yaitu minyak, metega, dan susu.


 
saat menguji protein

foto kelompok

  I.       Daftar Pustaka
Syamsuri, Istamar. Kurikulum 2004. Biologi untuk SMA kelas XI. Jakarta : Erlangga
http://prestasiherfen.blogspot.com/2011/01/uji-bahan-makanan.html